KOTA
Yogyakarta dikenal sebagai Kota Tak Pernah Tidur. Tersebut demikian, dikarenakan banyak
orang masih berjaga, nongkrong, dan ngobrol sampai menjelang subuh. Tak heran
bila beberapa warung makan yang buka khusus malam hari dikunjungi oleh banyak
pelanggan.
Tetapi
tidak semua warung makan di Yogyakarta buka selepas maghrib, salah satunya
adalah Warung Gudheg Mbah Jum. Warung gudheg yang mangkal di seputar Perempatan
Patangpuluhan Yogyakarta ini buka sejak jam 2 sampai habis jualannya ini. Selain
menu gudheg yang lengkap dengan telor, ayam kampung, krecek, dan tahu plempung;
warung gudheg ini pula menyediakan bubur yang sangat nikmat bila disantap pagi
hari.
Untuk
dapat menikmati seporsi gudheg Mbah Jum dan segelas teh hangat, Anda cukup
mengeluarkan Rp 10.000 sampai 15.000. Bagi banyak pelanggan, harga itu dianggap
sangat murah. Mengingat gudheg masakan Mbah Jum sungguh nikmat rasanya dan benar-benar
khas Yogya. Para pelanggan pun akan merasa puas, karena seporsi gudheg yang
mereka santap sudah membikin perut keroncongan menjadi kenyang.
Berkat rasa mewah harga murah gudheg masakan Mbah Jum, banyak pelanggan mulai berdatangan sejak warung buka.
Agar Anda yang tengah berwisata di Yogyakarta tidak gagal mencicipi gudheg Mbah Jum, seyogyanya datang lebih awal. Jangan Anda datang jam 6 pagi bila tidak ingin kecewa. Dikarenakan gudheg sudah laris manis terjual. [SWA]
Sumber Gambar:
https://pesonajogja2017.wordpress.com

No comments:
Post a Comment